Masih ada 1.800 ton emas yang masih bersemayam di bawah bantal masyarakat Indonesia.

Direktur Astra International Djap Tet Fa membeli 500 ribu lembar saham ASII seharga Rp 2,4 miliar.

Indonesia pernah kehilangan seorang pejabat yang meninggal mendadak ketika sedang menangani sejumlah kasus korupsi besar.